7 Trik Resep Telur di cabein Medok Sempurna Anti Langu

Last Updated on November 14, 2025 by Suryo

Resep Telur di cabein

Bosan Sama Resep Telur “di cabein” yang Pucat dan Langu?

Ayo ngaku, siapa yang kalau cari resep di internet ngetiknya “Resep Telur di cabein“? Hahaha, saya juga sering! Itu istilah paling jujur, paling sehari-hari, dan paling ‘kena’ di hati kita. Kita cuma pengen makan telur yang ada bumbu cabenya. Simpel.

Tapi, masalahnya, resep yang muncul seringkali ‘meh’. Hasilnya? Warnanya oranye pucat (jauh dari merah merona), bumbunya bau langu cabe mentah, dan rasanya ‘nanggung’ banget. Padahal, yang kita maksud dengan “telur dicabein” itu adalah TELUR BALADO yang medok, ‘nendang’, dan bikin boros nasi itu, kan?

Nah, berdasarkan pengalaman saya, membuat telur balado—atau kita sebut saja “telur dicabein” versi *upgrade*—yang sempurna itu gampang-gampang susah. Gampang bahannya, susah tekniknya. Di artikel ini, saya akan bagikan 7 trik rahasia cara membuat telur dicabein yang warnanya merah cantik, bumbunya medok, dan dijamin 100% anti langu. Siap-siap!

Analisis Ahli: Tonton Dulu Rahasia Anti Langu di Video Ini

Sebelum kita masuk ke daftar bumbu, saya mau Anda tonton dulu video di bawah ini. Ini adalah visual penting. Analisis saya: perhatikan baik-baik proses saat bumbu ditumis. Lihat bagaimana warnanya perlahan berubah dari merah muda pucat (mentah) menjadi merah pekat yang gelap dan berminyak? Lihat bagaimana minyaknya mulai terpisah dari bumbu (disebut ‘pecah minyak’)?

Itulah yang disebut proses “Tanak”. Ini adalah satu-satunya bagian dari “resep telur dicabein” yang TIDAK BOLEH Anda percepat atau skip. Ini adalah rahasia anti-langu dan kunci warna merah yang ‘keluar’. Kita akan bahas ini lebih dalam.

Sumber Video: Cara Membuat Telur Balado oleh Youtube

Filosofi “Telur Dicabein”: Sebenarnya Ini Masakan Apa?

“Telur dicabein” adalah istilah universal kita untuk telur rebus yang dimasak dengan bumbu cabe merah giling. 99% dari waktu, yang kita maksud adalah Telur Balado. Ya, masakan khas Minang (Padang) itu.

Masalahnya, banyak yang bingung. Kok ada telur balado yang pedas-asin-gurih (khas Padang), tapi ada juga yang pedas-manis-legit (khas Jawa)? Nah, keduanya sah disebut “telur dicabein”.

Di artikel ini, kita akan fokus pada versi yang paling ‘otentik’ dan paling dicari: Resep Telur Balado (dicabein) ala Padang. Yang bumbunya merah merona, pedasnya ‘nampol’, gurih, dan bumbunya ‘pecah minyak’. Bukan yang pakai kecap atau kemiri, ya! Itu cerita lain lagi.

BACA JUGA :  7 Trik Telur Balado Bumbu Merah Simple Anti Gagal

Mengupas Tuntas Bahan Resep Telur Dicabein (Versi Balado)

Inilah inti dari resep kita. Kunci suksesnya ada di rasio bumbu, bukan di banyaknya jenis bumbu. Kita akan pakai bumbu inti yang minimalis tapi berdampak besar.

Bahan Utama (Sang Bintang)

  • Telur Ayam: 10 butir. Pilih yang segar. Direbus matang sempurna.
  • Minyak Goreng: Sekitar 10-12 sendok makan. Jangan kaget! Bumbu cabe yang ‘tanak’ dan ‘pecah minyak’ butuh minyak yang cukup untuk mematangkan cabe dengan sempurna dan memisahkan airnya.

Bumbu Halus “The Core 5” (Wajib Ada!)

Ini adalah 5 bahan bumbu merah telur praktis yang jadi fondasi. Rasio sangat penting!

  1. Cabe Merah Besar (Kunci Warna): Porsi: 150 gram. Ini adalah pahlawan utama kita. Dialah yang memberi warna merah menyala. Untuk resep “telur dicabein”, cara yang terbaik adalah dominasi bahan ini. Buang bijinya jika Anda tidak mau pedas sama sekali.
  2. Cabe Rawit Merah (Kunci Pedas): Porsi: 10-15 buah (atau sekitar 20 gram). Ini adalah ‘tombol’ pedas Anda. Tambah atau kurangi sesuka hati. Tapi ingat: terlalu banyak rawit akan merusak warna merahnya, membuatnya jadi oranye kusam dan pedasnya ‘nyegrak’ (menusuk).
  3. Bawang Merah (Kunci Gurih): Porsi: 12-15 siung (sekitar 100 gram). INI KUNCI KEDUA! Balado yang enak itu kaya rasa bawang merah, bukan bawang putih. Jangan pelit! Bawang merah memberi rasa gurih-manis yang ‘medok’ saat ditumis lama.
  4. Bawang Putih (Kunci Aroma): Porsi: 2-3 siung SAJA (sekitar 10 gram). Ini adalah “dosa” terbesar pemula: terlalu banyak bawang putih. Bawang putih yang dominan akan ‘membajak’ rasa bumbu merah Anda, membuatnya ‘nyegrak’ dan rasanya jadi aneh. Ingat, rasio bawang merah : bawang putih harus sekitar 5:1.
  5. Tomat Merah (Kunci Keseimbangan): Porsi: 1 buah ukuran sedang (sekitar 70 gram). Tomat memberi rasa asam segar untuk menyeimbangkan pedas, memberi kelembapan saat menumis (agar tidak cepat gosong), dan menambah tekstur ‘saus’.

Bumbu Cemplung Minimalis (Penyedap & Aroma)

  • Daun Jeruk: 3 lembar. Ini adalah ‘parfum’ minimalis kita. Sobek tulang daunnya agar aromanya keluar. Ini yang membedakan bumbu merah Anda dari sekadar “sambal tomat”.
  • Garam: 1 sendok teh (atau sesuai selera).
  • Gula Pasir: 1 sendok teh (Wajib! Untuk menyeimbangkan asam tomat dan pedas cabe).
  • Kaldu Bubuk (Ayam/Jamur): 1/2 sendok teh (Sangat disarankan untuk ‘nendang’).

Peralatan Perang yang Bikin “Telur Dicabein” Naik Kelas

Anda tidak perlu alat canggih. Tapi, berdasarkan pengalaman saya, 3 alat ini akan membuat hidup Anda 100x lebih mudah saat mengeksekusi resep telur bumbu cabe merah ini.

Rekomendasi Alat untuk Dapur Efisien

Berikut adalah 3 alat yang sangat saya rekomendasikan untuk resep ini:


1. Panci Rebus (Stainless)

Kunci pertama adalah telur rebus yang matang sempurna dan tidak retak. Panci stainless dengan dasar tebal memastikan panas merata. Ini vital untuk merebus 10 telur sekaligus dengan sempurna.

Cek Harga Panci Rebus di Shopee

2. Chopper Bumbu (Hemat Tenaga)

Lupakan ngulek 150 gram cabe jika Anda ingin resep praktis. Chopper bumbu adalah jawabannya. Teksturnya bisa diatur ‘kasar’ (lebih otentik) dan pekerjaan 15 menit selesai dalam 30 detik.

Cek Harga Chopper Bumbu di Shopee

3. Wajan Cekung (Wok) Anti Lengket

Ini adalah alat paling krusial untuk proses “Tanak”. Bumbu yang mengandung tomat (gula) dan cabe sangat rentan gosong. Wajan anti lengket memastikan bumbu matang merata tanpa kerak pahit.

Cek Harga Wajan Wok Anti Lengket di Shopee

Cara Membuat Telur Dicabein (Langkah Demi Langkah Anti Gagal)

Oke, bahan sudah siap, alat sudah siap. Mari kita eksekusi resep telur bumbu cabe merah ini dengan cara yang cerdas.

BACA JUGA :  7 Trik Resep Telur Balado Jawa Manis Gurih Sempurna

Langkah 1: Eksekusi Telur (Pondasi yang Kuat)

  1. Merebus Sempurna: Masukkan 10 butir telur ke dalam panci, isi air hingga terendam sempurna. Beri 1 sdt garam (konon membantu mengupas). Nyalakan api, dan hitung 10-12 menit SETELAH air mendidih. Ini untuk hasil hard boiled (kuningnya matang sempurna).
  2. Trik Kupas Cepat: Segera setelah matang, angkat telur dan masukkan ke dalam mangkuk berisi air es. Biarkan terendam 5-10 menit. Perbedaan suhu drastis ini akan membuat cangkang ‘kaget’ dan terpisah dari daging telur, membuatnya super gampang dikupas.
  3. Kupas Telur: Kupas semua telur hingga bersih dan mulus. Keringkan dengan tisu dapur.

Sub-Langkah Opsional: Menggoreng Telur (Sangat Direkomendasikan!)

Panaskan minyak di wajan. Goreng telur rebus yang sudah kering hingga permukaannya ‘berkulit’ dan sedikit kecoklatan. Kenapa ini penting?

  • Tekstur: Memberi tekstur kenyal yang ‘garing’ di luar.
  • Daya Tahan: Telur tidak akan mudah hancur saat diaduk dengan bumbu.
  • Hati-hati: Langkah ini sering ‘meletus’. Pastikan telur benar-benar kering sebelum digoreng!

Langkah 2: Merakit Bumbu “Blender Hack” (The Simple Part)

  1. Siapkan blender atau chopper Anda.
  2. Masukkan semua “The Core 5” Bumbu Halus: 150gr cabe merah besar, 10-15 cabe rawit, 12-15 bawang merah, 2-3 bawang putih, dan 1 buah tomat (potong-potong).
  3. INI TRIK SAYA: Jangan tambahkan air! Tambahkan sekitar 4-5 sendok makan minyak goreng (ambil dari jatah minyak total) ke dalam blender.
  4. Kenapa minyak? Minyak membantu blender bekerja mulus, dan yang terpenting, kita tidak memasukkan air ke dalam bumbu. Ini akan mempersingkat proses “tanak” secara drastis karena kita tidak perlu menguapkan air.
  5. Blender hingga tingkat kehalusan yang diinginkan. Untuk balado, tekstur yang sedikit kasar (tidak sampai seperti jus) justru lebih nikmat.

Langkah 3: Proses “Tanak” (Bagian Paling Krusial!)

Inilah kunci dari 90% resep balado yang gagal. Anda boleh “simple” di persiapan, tapi tidak di sini. Ini adalah cara membuat telur dicabein yang anti langu.

  1. Panaskan wajan anti lengket Anda. Tuang sisa minyak (sekitar 6-7 sendok makan lagi).
  2. Masukkan bumbu halus yang sudah diblender (beserta minyaknya tadi).
  3. Masukkan bumbu cemplung: 3 lembar daun jeruk yang sudah disobek.
  4. Gunakan api sedang cenderung kecil. Aduk terus-menerus.
  5. Awalnya, bumbu akan terlihat pucat dan ‘berair’. Terus aduk.
  6. Setelah 5-7 menit, air dari tomat akan mulai menguap, bumbu mengental.
  7. Setelah 10-12 menit, bumbu akan mulai ‘pecah minyak’. Minyak merah akan mulai terpisah dari bumbu.
  8. JANGAN BERHENTI! Terus masak dan aduk. Bumbunya akan berubah warna menjadi merah yang lebih pekat dan gelap. Aromanya akan berubah dari ‘langu’ menjadi ‘harum matang’.
  9. Proses ini bisa memakan waktu 15-20 menit. SABAR! Ini adalah investasi rasa.

Langkah 4: Finishing dan Penyatuan Rasa

  1. Setelah bumbu benar-benar tanak (warnanya pekat, minyaknya terpisah, aromanya harum), kecilkan api.
  2. Masukkan 1 sdt garam, 1 sdt gula pasir, dan 1/2 sdt kaldu bubuk. Aduk rata.
  3. Koreksi rasa. Di tahap ini, rasa bumbunya harus sudah seimbang sempurna antara pedas, gurih, asin, dan sedikit manis-asam.
  4. Masukkan telur yang sudah digoreng.
  5. Aduk perlahan (pakai spatula silikon agar telur tidak hancur) hingga semua telur terbalut bumbu dengan sempurna.
  6. Masak lagi 3-5 menit agar bumbu meresap ke dalam telur.
  7. Matikan api. “Telur dicabein” versi naik kelas Anda siap disajikan!

7 Trik Pakar: Mengapa Resep “Dicabein” Ini Berhasil?

Banyak resep “sederhana” di luar sana, tapi kenapa sering gagal? Ini adalah rangkuman “contekan” saya, 7 trik yang membuat telur bumbu cabe merah ini anti gagal.

  1. Rasio Emas Bawang: Ingat, 12-15 Bawang Merah : 2-3 Bawang Putih. Ini adalah rasio emas. Terlalu banyak bawang putih adalah dosa terbesar dalam dunia bumbu merah.
  2. Kunci “Merah Merona” Adalah Cabe Besar: Warna merah datang dari Cabe Merah Besar, bukan cabe rawit. Terlalu banyak rawit = warna oranye pucat + pedas ‘nyegrak’.
  3. Blender Pakai Minyak, Bukan Air: Ini “simple hack” terbaik. Menghemat waktu menumis (tidak perlu menguapkan air) dan bumbu tidak ‘meletup-letup’ liar.
  4. “Tanak” Adalah Harga Mati: Saya tidak bisa cukup menekankan ini. Kesalahan umum pemula adalah menumis 5 menit lalu memasukkan telur. Hasilnya? Bumbu langu, pahit, dan cepat basi. 15-20 menit api kecil adalah wajib!
  5. Gula Itu Wajib: Gula bukan hanya pemanis. Gula adalah penyeimbang rasa asam dari tomat dan pedas dari cabe. Tanpa gula, rasa balado Anda akan ‘pincang’.
  6. Goreng Telur Dulu: Ini opsional, tapi sangat saya sarankan. Telur yang digoreng dulu akan berkulit, teksturnya kenyal, dan tidak mudah hancur saat diaduk bumbu.
  7. Daun Jeruk Disobek: Jangan cuma cemplung. Sobek tulang daunnya. Minyak atsiri (aroma) akan keluar dan membuat balado Anda wangi ‘mahal’.

Kesalahan Umum Resep “Telur Dicabein” (Yang Harus Dihindari)

Belajar dari kesalahan itu bagus, tapi lebih bagus lagi belajar dari kesalahan orang lain. Berikut beberapa kesalahan umum yang sering terjadi saat mencoba resep praktis:

1. “Simple” Diartikan “Cepat” (Skip “Tanak”)

Kesalahan: Karena ingin simple dan cepat, bumbu ditumis hanya 3-5 menit sampai wangi. Hasil: Bencana! Bumbu akan terasa langu (bau cabe mentah), warnanya pucat, dan rasanya pahit. Bumbu merah Anda juga akan cepat basi karena kadar airnya masih tinggi.

2. Salah Rasio Bawang (Terlalu Banyak Bawang Putih)

Kesalahan: Menggunakan rasio bawang merah dan bawang putih 1:1 karena dianggap “lebih wangi”. Hasil: Rasa balado otentik hilang, digantikan rasa ‘nyegrak’ khas bawang putih yang dominan. Ini lebih mirip bumbu tumis sayur daripada bumbu merah medok.

3. Terlalu Banyak Tomat

Kesalahan: Agar bumbunya banyak, tomatnya dibanyakin (misal 3-4 buah). Hasil: Bumbunya jadi asam, warnanya pucat oranye, dan lebih mirip saus spageti daripada bumbu balado. Cukup 1 tomat untuk keseimbangan.

Bumbu dasar merah yang “simple” dan tanak ini sangat serbaguna. Jika sudah menguasai bumbu ini, Anda bisa ganti telurnya dengan apa saja. Bahkan, Detik Food menyebutkan beberapa resep telur bumbu rempah yang bisa jadi lauk praktis dan enak untuk berbagai kesempatan, membuktikan bahwa bumbu dasar ini sangat fleksibel.

Penutup: Dari “Dicabein” Jadi “Bikin Nagih”

Bagaimana? Tidak sesulit yang dibayangkan, bukan? Kunci dari Resep Telur di cabein yang sukses ini adalah “bekerja cerdas”. Kita “simple” di persiapan bumbu (pakai blender + minyak), tapi kita “serius” di proses memasak (wajib tanak 15-20 menit).

Resep ini adalah bukti bahwa Anda tidak perlu 20 bahan atau 2 jam waktu untuk membuat bumbu merah yang ‘nendang’ sekelas restoran. Cukup 5 bahan bumbu inti, rasio yang tepat, dan kesabaran di atas kompor. Selamat mencoba!

Pertanyaan yang Sering Muncul (FAQ)

1. Apa bumbu dasar resep telur di cabein?

Bumbu dasarnya adalah 5 bahan inti (The Core 5): Cabe Merah Besar (untuk warna), Bawang Merah (untuk gurih, porsi banyak), Cabe Rawit (untuk pedas), Bawang Putih (sedikit saja), dan Tomat (untuk penyeimbang).

2. Kenapa telur dicabein saya bau langu atau pahit?

Penyebab 99% adalah proses menumis yang terlalu sebentar (tidak ‘tanak’). Bumbu cabe wajib dimasak 15-20 menit dengan api kecil hingga matang sempurna, tidak bau cabe mentah, dan minyaknya terpisah (pecah minyak).

3. Gimana cara bikin telur dicabein warnanya merah merona?

Kuncinya adalah dominasi Cabe Merah Besar. Jangan mengandalkan cabe rawit. Cabe merah besar memberi warna merah menyala tanpa rasa pedas yang brutal. Terlalu banyak cabe rawit justru membuat warnanya jadi oranye pucat.

4. Resep Telur di cabein itu sama dengan Telur Balado?

Pada dasarnya, YA. “Telur dicabein” adalah istilah sehari-hari yang paling sering merujuk pada Telur Balado khas Padang (pedas-asin-gurih) atau kadang versi Jawa (pedas-manis). Artikel ini fokus pada versi Balado Padang yang otentik.

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *