Debat Tuntas 5 Alasan Telur Balado Pakai Tomat
Last Updated on November 14, 2025 by Suryo

Debat Abadi Dapur: Sebenarnya, Apakah Telur Balado Menggunakan Tomat?
Selamat datang di salah satu perdebatan kuliner terbesar di Indonesia, setara dengan “bubur diaduk atau tidak”. Pertanyaan sederhana, apakah telur balado menggunakan tomat, bisa memicu perdebatan sengit di grup WhatsApp keluarga. Serius!
Ada kubu “Puritan” yang bersumpah bahwa balado asli Padang itu haram hukumnya pakai tomat, hanya cabe dan bawang. Di sisi lain, ada kubu “Modernis” (atau mungkin kubu “Warteg Favorit”) yang tidak bisa membayangkan balado tanpa saus merah medok yang sedikit manis asam dari tomat.
Sebagai penghobi kuliner yang sudah mencoba kedua aliran, saya di sini bukan untuk menghakimi. Saya di sini untuk menjadi “detektif bumbu”. Kita akan bedah tuntas, apa sebetulnya peran tomat di resep balado, kenapa ada yang pakai, kenapa ada yang tidak, dan mana yang sebetulnya lebih enak. Siapkan kopi Anda, ini akan jadi perjalanan panjang yang seru!
Tonton Dulu: Tekstur Balado Medok (Ulah Siapa Ini?)
Sebelum kita mulai berteori, mari kita gunakan mata kita. Coba perhatikan video resep telur balado di bawah ini. Fokus pada tekstur bumbunya saat ditumis. Lihat bagaimana bumbunya ‘basah’, kental, dan warnanya merah menyala tapi tidak pucat?
Nah, tekstur ‘saus’ yang medok dan menempel cantik di telur itu, jujur saja, sulit didapat jika hanya mengandalkan cabe dan bawang. Ini adalah bukti visual pertama kita. Itu adalah hasil kerja keras tomat yang sudah lumer dan bersatu dengan emulsi minyak dan cabe. Ini adalah petunjuk besar dalam investigasi kita hari ini.
Sumber Video: Cara Membuat Telur Balado oleh Youtube
Jawaban Singkat (Spoiler): Iya, Pakai! Dan Ini Alasannya
Oke, saya tidak akan basa-basi. Jika pertanyaannya adalah apakah telur balado menggunakan tomat, jawaban saya adalah: YA, mayoritas resep balado modern yang Anda temui dan nikmati (terutama di luar Sumatra Barat) PASTI menggunakan tomat.
Berdasarkan pengalaman saya, balado yang hanya mengandalkan cabe dan bawang (versi puritan) cenderung *dry* (kering), pedasnya sangat tajam menusuk, dan warnanya lebih gelap. Ini enak, tapi beda.
Sedangkan balado yang kita kenal di warteg, restoran, atau resep rumahan populer adalah balado yang ‘medok’, bumbunya melimpah, rasanya seimbang, dan warnanya merah cantik. Semua keajaiban itu, kawan, disponsori oleh si buah bundar: Tomat.
Bongkar Tuntas: 5 Peran Vital Tomat dalam Bumbu Balado
Mengapa tomat begitu penting? Ini bukan sekadar “biar banyak”. Fungsi tomat dalam bumbu balado itu sangat krusial dan berlapis. Ini adalah 5 peran utamanya:
1. Sang Penjinak Pedas (Penyeimbang Rasa)
Ini peran terpenting. Cabe (Capsaicin) itu pedas. Bawang (Allicin) itu gurih dan sedikit tajam. Tanpa penengah, rasanya akan ‘bertabrakan’.
Tomat datang membawa keasaman (acid). Asam inilah yang bertindak sebagai ‘rem’. Dia memotong (cuts through) rasa pedas yang brutal dan rasa ‘eneg’ dari minyak, membuat keseluruhan rasa balado jadi seimbang, bulat, dan ‘ramah’ di lidah. Ibarat mobil F1, cabe itu mesinnya, tomat itu sistem pengeremannya. Keduanya harus ada agar mobil bisa dikendalikan dengan nikmat.
2. Pemberi ‘Badan’ dan Tekstur Saus yang Medok
Pernah bikin balado tapi bumbunya ‘pisah’ dari minyak, atau terlalu kering kayak serundeng? Itu mungkin karena Anda tidak pakai tomat.
Tomat mengandung banyak air dan pektin (serat larut). Saat dimasak lama, tomat akan hancur dan melepaskan air dan pektin ini. Cairan ini akan ber-emulsi dengan minyak dan bumbu halus lainnya, menciptakan tekstur ‘saus’ kental yang kita sebut ‘medok’. Bumbunya jadi bisa menempel cantik di telur, bukan cuma ‘menggenang’ di bawah.
3. Pengatur Warna (Agar Merah Merona, Bukan Oranye)
Ini mungkin terdengar aneh, tapi percayalah. “Kok bisa? Tomat kan merahnya beda?”
Begini logikanya: Jika Anda ingin bumbu yang banyak tapi tidak pakai tomat, Anda harus menambah volume dari mana? Dari cabe. Jika Anda tambah cabe merah besar, biayanya mahal. Jika Anda tambah cabe rawit, hasilnya bukan merah, tapi oranye pucat dan pedasnya tidak manusiawi.
Tomat (yang merah matang) memungkinkan Anda menambah ‘volume’ bumbu dengan biaya murah, sekaligus menjaga warna tetap di spektrum merah (karena tomat matang mengandung likopen). Tomat membantu cabe merah besar agar warnanya tetap dominan tanpa perlu ‘ditemani’ cabe rawit yang berlebihan.
4. Sumber Rasa Umami (Gurih) Alami
Kesalahan umum yang sering terjadi adalah menganggap tomat hanya memberi rasa asam. Salah besar! Tomat yang matang sempurna adalah ‘bom’ umami alami. Tomat kaya akan asam glutamat, senyawa yang sama yang ada di MSG atau kaldu bubuk.
Saat Anda menumis tomat hingga matang bersama bawang, Anda sedang menciptakan rasa gurih yang dalam (depth of flavor) secara alami. Inilah mengapa bumbu balado yang pakai tomat terasa lebih ‘kompleks’ dan ‘bulat’, bahkan sebelum Anda menambahkan garam atau penyedap.
5. Penjaga Kelembapan (Kunci Bumbu ‘Tanak’ Anti Gosong)
Pernah dengar istilah bumbu dimasak ‘tanak’? Artinya bumbu dimasak lama (15-20 menit) dengan api kecil sampai matang sempurna, tidak langu, dan minyaknya terpisah.
Sekarang bayangkan menumis cabe dan bawang murni selama 20 menit. Apa yang terjadi? Gosong! Cairannya tidak ada. Di sinilah peran tomat sebagai ‘penjaga’. Kandungan air dalam tomat akan keluar perlahan, menjaga kelembapan bumbu. Ini memungkinkan Anda memasak bumbu lebih lama, memberi waktu bagi bawang untuk terkaramelisasi dan cabe untuk matang sempurna tanpa hangus.
Peralatan Perang: Menaklukkan Tomat dan Cabe
Karena tomat punya peran sentral, cara Anda mengolahnya jadi sangat penting. Beda alat, beda hasil akhir. Berdasarkan pengalaman saya, ini adalah alat yang menentukan sukses tidaknya bumbu balado Anda.
Rekomendasi Alat untuk Bumbu Balado Sempurna
Untuk mengolah bumbu halus yang melibatkan tomat, Anda punya dua pilihan utama, masing-masing dengan kelebihannya:
1. Blender / Chopper Bumbu (Cepat & Halus)
Jika Anda ingin tekstur saus yang halus dan modern, blender adalah jawabannya. Ini akan menghancurkan tomat, cabe, dan bawang jadi satu emulsi yang sempurna.
Cek Harga Chopper Bumbu di Shopee2. Cobek Batu (Otentik & Bertekstur)
Tim puritan? Mengulek bumbu, termasuk tomat, akan memberi Anda tekstur ‘kasar’ yang otentik. Tomatnya akan hancur tapi masih bertekstur. Aromanya? Jelas beda!
Cek Harga Cobek Batu Asli di Shopee3. Wajan Cekung (Wok) Anti Lengket (Kunci Menumis Tanak)
Ini wajib. Bumbu yang mengandung tomat (gula alami) rentan gosong. Wajan anti lengket yang bagus memungkinkan Anda menumis bumbu dengan api kecil-sedang dalam waktu lama tanpa lengket.
Cek Harga Wajan Wok Anti Lengket di Shopee“Tapi Balado Padang Asli Gak Pakai Tomat!” (Mitos vs. Fakta)
Nah, kita sampai di argumen kubu ‘Puritan’. Apakah mereka salah? Tidak juga. Tapi mari kita luruskan.
Memang, ada beberapa resep balado di Minangkabau yang sangat minimalis, hanya cabe giling kasar dan bawang, lalu disiram minyak panas. Tujuannya adalah rasa pedas yang murni. Namun, banyak juga resep tradisional Minang yang menggunakan ‘penyeimbang asam’, bukan tomat, melainkan asam kandis (gelugur) atau sedikit perasan jeruk nipis.
Tomat, pada dasarnya, adalah ‘evolusi’ dari penyeimbang asam tersebut. Tomat lebih mudah didapat, lebih murah, dan memberikan 5 fungsi tambahan (tekstur, warna, umami, dll) yang tidak dimiliki asam kandis. Jadi, resep telur balado pakai tomat atau tidak itu bukan soal benar atau salah, tapi soal tujuan akhir rasa yang dicari.
Cara yang terbaik adalah melihatnya sebagai dua masakan yang berbeda: Balado ‘Puritan’ (kering, pedas tajam) dan Balado ‘Populer’ (medok, seimbang, pakai tomat).
Kapan Sebaiknya TIDAK Menggunakan Tomat di Bumbu Balado?
Meski saya jelas #TimTomat, ada beberapa skenario di mana Anda mungkin ingin menghindari tomat:
- Anda Mencari Balado ‘Kering’. Misalnya untuk dendeng balado kering. Tomat akan membuatnya jadi ‘basah’ dan tidak renyah.
- Anda Alergi Tomat. Tentu saja.
- Anda Ingin Rasa Pedas Murni. Jika Anda hanya mencari sensasi pedas ‘nonjok’ dari cabe tanpa ada ‘penghalang’ rasa asam atau manis, silakan skip tomat. Tapi siap-siap, rasanya akan sangat tajam.
Trik Memilih & Rasio Emas: Menggunakan Tomat dengan Cerdas
Memutuskan pakai tomat itu baru langkah awal. Langkah selanjutnya adalah memakainya dengan benar. Kesalahan umum pemula adalah asal-asalan.
1. Jenis Tomat yang Dipakai
Pilih tomat merah yang matang sempurna, bisa tomat buah biasa. Hindari tomat hijau (akan terlalu asam dan merusak warna) atau tomat ceri (terlalu manis dan mahal).
2. Rasio Emas (Penting!)
Ini adalah kunci agar balado Anda tidak berakhir jadi ‘saus spageti’. Jangan sampai tomat mendominasi. Rasio aman yang sering saya pakai adalah:
Rasio Cabe Merah Besar : Bawang Merah : Tomat = 3 : 2 : 1
Contoh: 150 gram Cabe Merah, 100 gram Bawang Merah, cukup 50-70 gram Tomat (atau 1 buah sedang). Ini adalah titik awal yang bagus. Silakan sesuaikan, tapi jangan sampai tomat lebih banyak dari bawang!
3. Teknik Mengolah
Cara yang terbaik adalah: blender/ulek tomat bersamaan dengan cabe dan bawang. Jangan masukkan tomat utuh di akhir. Kita ingin saripati, pektin, dan umami-nya menyatu dengan bumbu halus sejak awal proses menumis.
Informasi Bumbu (Fokus Tomat)
- Waktu Persiapan: 5 menit (mencuci & memotong tomat)
- Waktu Memasak Bumbu (Wajib): 15-20 menit (untuk ‘menanakkan’ bumbu bertomat)
- Tingkat Kesulitan: Mudah (jika rasio pas), Sedang (jika salah rasio bisa jadi asam)
- Perkiraan Fakta Nutrisi (per 1 tomat sedang – 70gr):
- Kalori: Sekitar 15 kkal
- Karbohidrat: ~3.5 gr (mengandung gula alami)
- Vitamin: Sumber Vitamin C & A yang baik.
- Poin Penting: Tomat menambah sedikit kalori dan karbohidrat, tapi juga menambah banyak nutrisi dan 5 fungsi vital yang sudah kita bahas.
Kehadiran tomat dan cabe ini memang jadi kunci aneka resep praktis. Kombinasi bumbu rempah ini bisa jadi andalan untuk lauk sahur yang cepat dan enak, seperti yang juga dibahas dalam variasi resep oleh Detik Food.
Kesimpulan: Jadi, Pakai Tomat atau Tidak?
Setelah investigasi panjang ini, kesimpulannya jelas. Pertanyaan apakah telur balado menggunakan tomat jawabannya adalah: Tergantung Anda mau bikin Balado yang mana!
Jika Anda ingin Balado ‘Puritan’ khas Minang yang kering dan pedasnya murni, silakan skip tomat dan ganti dengan sedikit asam kandis. Tapi, jika Anda ingin Balado ‘Populer’ yang medok, merah merona, bumbunya melimpah, dan rasanya seimbang (pedas, gurih, asam, manis), maka tomat WAJIB HUKUMNYA.
Berdasarkan pengalaman saya, 9 dari 10 orang yang bilang “rindu telur balado” adalah orang yang merindukan versi medok yang pakai tomat. Selamat memasak!
Pertanyaan yang Sering Muncul (FAQ)
1. Jadi, apakah telur balado wajib pakai tomat?
Tidak wajib, tapi sangat direkomendasikan. Untuk resep balado populer yang medok, merah, dan seimbang, tomat adalah kunci utamanya. Resep balado tanpa tomat (versi puritan) ada, tapi hasilnya akan sangat berbeda (lebih kering dan pedas tajam).
2. Apa fungsi utama tomat di bumbu balado?
Ada 5 fungsi utama: (1) Menyeimbangkan rasa pedas dengan asam, (2) Memberi tekstur saus yang ‘medok’, (3) Membantu warna merah cerah, (4) Menambah rasa umami alami, (5) Menjaga bumbu tidak cepat gosong saat ditumis tanak.
3. Kenapa balado saya rasanya jadi asam seperti saus spageti?
Kemungkinan besar ada dua kesalahan: (1) Rasio tomat Anda terlalu banyak dibandingkan cabe dan bawang. (2) Anda menumis bumbunya kurang lama (tidak ‘tanak’), sehingga rasa asam tomatnya masih mentah dan mendominasi.
4. Apa pengganti tomat jika saya tidak mau pakai tapi tetap ingin seimbang?
Untuk resep tradisional, Anda bisa pakai 1-2 keping asam kandis (gelugur) yang dimasukkan saat menumis. Ini akan memberi rasa asam tapi tidak akan memberi tekstur, warna, dan umami seperti yang diberikan tomat.
