7 Cara Oven Tangkring Anti Gosong Wajib Tahu!

Cara oven tangkring

Oven 200 Ribuan, Yuk Cek Produk Disini

Mari kita bicara jujur. Di dunia baking, ada dua kasta: mereka yang pakai oven listrik canggih, dan mereka yang bertarung dengan “monster” aluminium di atas kompor. Ya, kita bicara soal Oven Tangkring, alias Otang. Alat legendaris warisan nenek moyang yang harganya murah meriah, tapi reputasinya… wah, bikin pemula trauma.

Anda pasti pernah mengalaminya, kan? Niatnya bikin bolu, hasilnya jadi briket arang di bagian bawah tapi atasnya pucat pasi. Niatnya bikin nastar, hasilnya meleber jadi satu kesatuan. Akibatnya, Anda frustrasi dan menyalahkan resep. Padahal, kesalahan umum yang sering terjadi adalah Anda belum “berkenalan” dengan si Otang. Menguasai cara oven tangkring itu seperti menjinakkan naga liar: butuh kesabaran, trik, dan sedikit “feeling”.

Berdasarkan pengalaman saya yang sudah berkali-kali menghasilkan “kue gagal” dari Otang, saya akhirnya menemukan polanya. Faktanya, Otang bukan alat yang buruk, dia hanya… unik. Oleh karena itu, hari ini saya akan bagikan panduan lengkap cara menggunakan oven tangkring dari nol. Simpan artikel ini, karena ini adalah “contekan” Anda untuk menaklukkan si kotak aluminium ajaib itu!

Kenapa Oven Tangkring Begitu ‘Tricky’? (Bukan Salah Anda!)

Sebelum masuk ke cara oven tangkring, kita harus paham dulu “musuh” kita. Kenapa alat ini bikin stres? Jawabannya ada pada desainnya yang sangat-sangat sederhana.

1. Sumber Panas Hanya dari Bawah

Inilah dosa terbesar Otang. Panasnya 100% berasal dari api kompor di bawah. Akibatnya, rak bagian bawah oven akan menjadi “Zona Neraka” yang suhunya brutal, sementara rak bagian atas “Zona Pucat” yang adem ayem. Inilah penyebab utama kue gosong di bawah tapi mentah di atas. Panasnya tidak merata sama sekali.

2. Tidak Ada Termostat (Suhu Pakai ‘Feeling’)

Oven listrik punya termostat yang menjaga suhu stabil. Sebaliknya, Otang tidak punya. “Api sedang” kompor Anda dan “api sedang” kompor saya itu beda total. Maka dari itu, resep yang bilang “panggang 180°C” jadi tidak relevan jika Anda tidak tahu cara mendapatkan suhu 180°C itu. Ini adalah bagian tersulit dari panduan oven kompor.

BACA JUGA :  Ini 5 Hal Lebih Baik Oven Tangkring Atau Oven Listrik

3. Dinding Tipis = Panas Tidak Stabil

Kebanyakan Otang terbuat dari aluminium tipis. Artinya, dia cepat panas, tapi juga cepat dingin. Jika api kompor Anda tidak stabil (kadang besar, kadang kecil), suhu di dalam oven akan “naik-turun” seperti roller coaster. Padahal, kue (terutama bolu) benci sekali dengan suhu yang tidak stabil.

Namun, jangan putus asa. Semua masalah ini ada solusinya. Mari kita bedah cara menggunakan oven tangkring satu per satu.

7 Langkah Menguasai Cara Oven Tangkring (Dari Nol Sampai Pro)

Oke, mari kita anggap oven tangkring Anda sudah bersih dan siap dipakai. (Jika masih baru, cuci bersih dan “bakar” kosong dulu di api sedang selama 30 menit untuk menghilangkan bau pabrik). Ini adalah 7 langkah wajibnya.

Langkah 1: Investasi Wajib – Termometer Oven!

Ini adalah langkah yang tidak bisa ditawar. Cara yang terbaik adalah jangan pernah menyalakan Otang Anda tanpa alat ini. Ini adalah “mata” Anda. Tanpa termometer, Anda buta.

Beli termometer oven (yang stainless, bisa digantung) harganya murah, paling 20-30 ribuan. Gantungkan di rak bagian tengah oven. Mulai sekarang, Anda tidak lagi memanggang pakai “feeling api sedang”, tapi pakai angka pasti: “Saya panggang di 170°C”. Ini adalah revolusi pertama dalam cara oven tangkring Anda.

Langkah 2: Ritual Preheat (Memanaskan) yang Benar

Sama seperti oven listrik, Otang wajib dipanaskan (preheat) dulu.

  1. Taruh oven di atas kompor. Pastikan posisinya pas di tengah tungku api.
  2. Letakkan termometer gantung di rak tengah.
  3. Nyalakan kompor dengan API SEDANG CENDERUNG KECIL. Jangan pakai api besar! Api besar hanya akan membuat oven “kaget” dan panasnya tidak stabil.
  4. Tutup pintu oven.
  5. Tunggu. Berapa lama? Tunggu sampai termometer di dalam menunjukkan suhu yang Anda inginkan (misal resep minta 170°C). Biasanya ini butuh waktu 15-20 menit.
Memasukkan kue ke oven yang belum panas stabil adalah resep pasti untuk kue bantat.

Langkah 3: Manajemen Api Kompor (Seni Terbesar)

Ini adalah bagian tersulit dari tips memakai oven tangkring. Anda harus belajar “mengemudikan” api kompor Anda untuk menjaga agar jarum termometer tetap stabil.

  • Api Kecil (140°C – 150°C): Gunakan untuk kue kering seperti nastar, kastengel, putri salju. Kue kering butuh panas rendah tapi lama agar renyah sampai ke dalam.
  • Api Sedang (170°C – 180°C): Ini adalah suhu “emas” untuk bolu, cake, brownies, dan roti.
  • Api Besar (Di atas 200°C): Hampir tidak pernah dipakai, kecuali Anda mau bikin arang atau memanggang pizza yang butuh panas cepat.
BACA JUGA :  7 Alasan Kenapa Harus Pakai Timbangan Digital, Stop Takaran Sendok!

Tugas Anda: Setelah suhu preheat tercapai, intip termometer setiap 10 menit. Jika suhu turun, besarkan api sedikit. Jika suhu naik terlalu tinggi, kecilkan api sedikit. Ya, memang serepot itu!

Langkah 4: Mengenal Posisi Rak (Zoning Panas)

Oven tangkring biasanya punya 2-3 rak. Pahami fungsi masing-masing rak dalam panduan oven kompor ini:

Rak Bawah: “Zona Neraka”

Ini adalah rak paling dekat dengan api. Jangan pernah menaruh loyang kue Anda di sini, kecuali Anda sedang dikejar *deadline* bikin kue gosong. Panasnya terlalu brutal dan akan menghanguskan dasar kue Anda.

Rak Tengah: “Zona Aman” (Prime Location)

Inilah posisi terbaik. 90% resep (bolu, cake, roti) harus dipanggang di sini. Panasnya paling stabil (meskipun tetap harus diputar).

Rak Atas: “Zona Pucat”

Rak paling jauh dari api. Panasnya paling adem. Kapan dipakai? Ini adalah trik untuk kue kering! Taruh loyang nastar Anda di rak paling atas agar bagian bawahnya tidak cepat gosong, tapi atasnya bisa matang perlahan. Juga, pakai di 10 menit terakhir untuk bolu jika bawahnya sudah matang tapi atasnya masih pucat.

Langkah 5: Trik “Peredam Panas” (Wajib Coba!)

Karena masalah utama Otang adalah panas bawah yang ganas, kita harus “mengakali”-nya. Ini adalah trik rahasia cara oven tangkring anti gosong bawah:

  • Trik Pasir/Garam: Ambil loyang hitam bawaan oven (atau loyang bekas). Isi dengan pasir bangunan kering atau garam kasar setebal 1-2 cm. Kemudian, letakkan loyang berisi pasir ini di RAK PALING BAWAH.
  • Fungsinya? Pasir/garam akan menyerap panas brutal dari kompor dan menyebarkannya secara perlahan dan merata ke seluruh oven. Ini adalah “peredam kejut” panas Anda.
  • Alternatif: Jika tidak ada pasir, tumpuk 2-3 loyang bekas di rak paling bawah.

Berdasarkan pengalaman saya, trik ini 100% manjur. Kue bolu saya tidak pernah gosong bawah lagi setelah pakai trik pasir.

Langkah 6: Rotasi adalah Kunci (Wajib Putar Loyang!)

Panas Otang tidak pernah merata, bahkan di rak tengah sekalipun. Bagian belakang (yang dekat dinding oven) biasanya lebih panas.

  • Wajib Putar: Setel alarm setiap 15-20 menit.
  • Setiap alarm bunyi, buka oven, putar loyang Anda 180 derajat (yang tadinya di belakang jadi di depan).
  • Jika pakai 2 rak: Selain diputar, tukar posisi raknya (yang tadinya di atas pindah ke tengah, yang di tengah pindah ke atas).

Ya, ini repot. Tapi ini adalah satu-satunya cara oven tangkring menghasilkan kue yang matangnya rata sempurna. Ini bukan oven listrik yang bisa ditinggal tidur.

Langkah 7: Mengatur Lubang Asap (Ventilasi)

Perhatikan di bagian atas Otang Anda, biasanya ada 1-2 lubang asap yang bisa dibuka-tutup. Ini bukan hiasan, ini fitur penting!

  • Posisi TUTUP: Gunakan saat memanggang bolu, cake, atau roti. Uap air akan terperangkap di dalam, membuat hasil kue lebih lembap (moist).
  • Posisi BUKA: Gunakan saat memanglang kue kering (nastar, cookies, dll) atau di 10 menit terakhir memanggang bolu. Uap air akan keluar, membuat kue kering Anda renyah garing dan permukaan bolu jadi kering cantik.
BACA JUGA :  5 Langkah Cara Preheat Oven yang Benar Anti Gagal!

Peralatan Pendukung Wajib untuk Menaklukkan Otang

Oven tangkring adalah alat yang “liar” dan tidak presisi. Maka dari itu, cara yang terbaik adalah mendukungnya dengan alat-alat lain yang SANGAT PRESISI. Jangan melawan ketidakpastian dengan ketidakpastian.

1. Timbangan Digital (Paling Wajib!)

Saya tidak bisa cukup menekankan ini. Oven Anda suhunya sudah “kira-kira”. Jangan sampai takaran resep Anda “kira-kira” juga! Berdasarkan pengalaman saya, kegagalan pemula Otang 50% karena suhu, 50% karena takaran sendok. Hancurkan satu masalah itu dengan timbangan digital.

Cek Timbangan Digital Presisi di Shopee

2. Loyang Berkualitas (Bukan Loyang Tipis)

Karena panas Otang sangat ganas dari bawah, Anda butuh loyang yang “tahan banting”. Loyang aluminium tebal adalah sahabat terbaik Anda. Loyang tebal akan membantu menyebarkan panas dari dasar loyang dengan lebih merata, tidak langsung “menghanguskan” adonan. Jangan pakai loyang tipis kaleng biskuit!

Cek Loyang Set Tebal di Shopee

Video Tutorial: Visualisasi Alat Dapur (Bukan Otang)

Sayangnya, mencari video tutorial spesifik tentang cara oven tangkring yang berkualitas tinggi cukup sulit. Namun, sembari Anda “berkenalan” dengan Otang, penting untuk memastikan alat pendukung Anda lengkap. Coba tonton video dari kanal Pasti Bisa Masak ini. Video ini merangkum peralatan dapur dan baking esensial (seperti loyang, timbangan, mixer) yang akan Anda gunakan bersama Otang Anda. Ini adalah *checklist* yang bagus.

Sumber Video: Perlengkapan Baking Dasar untuk Pemula oleh Pasti Bisa Masak

Kesimpulan: Otang Bukan Monster, Cuma Perlu ‘Dibujuk’

Menguasai cara oven tangkring memang butuh kesabaran ekstra. Ini bukan alat yang “ramah” bagi pemula yang tidak sabaran. Namun, sekali Anda paham karakternya, Otang adalah alat yang sangat bisa diandalkan dan hemat energi.

Ingat 3 kunci utamanya:

  1. Termometer Gantung (Wajib!)
  2. Trik Peredam Panas (Pasir/Loyang Tumpuk di Rak Bawah)
  3. Rotasi (Putar dan Tukar Posisi Loyang)

Jangan takut gagal. Anggap saja kue gosong pertama Anda sebagai “uang sekolah” untuk berkenalan dengan si Otang. Selamat mencoba!

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

1. Bagaimana cara oven tangkring untuk nastar agar tidak gosong bawah?

Gunakan Trik Peredam Panas (pasir di rak bawah). Kemudian, panggang nastar di RAK PALING ATAS. Gunakan api kecil (suhu 140°C-150°C) dan buka lubang asap di atas oven agar hasilnya renyah.

2. Apakah oven tangkring baru bisa langsung dipakai?

Tidak. Cuci bersih dulu untuk menghilangkan debu. Setelah itu, “bakar” kosong (nyalakan kompor api sedang) selama 30-45 menit dengan lubang asap dibuka. Ini untuk membakar sisa cat pabrik dan bau besi/minyak yang menyengat.

3. Kenapa wajib pakai termometer oven gantung?

Karena oven tangkring (oven kompor) tidak punya pengatur suhu. Api kompor “sedang” di tiap rumah beda-beda. Termometer gantung adalah satu-satunya cara Anda tahu suhu *pasti* di dalam oven, sehingga Anda bisa mengikuti resep dengan benar.

4. Apa fungsi pasir atau genteng di rak bawah oven tangkring?

Sebagai peredam dan distributor panas. Api kompor sangat panas dan “menembak” langsung ke atas. Pasir/genteng menyerap panas brutal itu dan melepaskannya secara perlahan dan merata, sehingga dasar kue Anda tidak langsung gosong.

5. Berapa lama memanaskan oven tangkring?

Minimal 15-20 menit dengan api sedang. Cara yang terbaik adalah jangan pakai patokan waktu, tapi patokan termometer. Panaskan oven sampai jarum termometer gantung Anda stabil di suhu yang diinginkan resep (misal: 170°C).

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *